Oleh: dimas.wa | 21 Agustus 2012

Mudik Lebaran 2012

Dari jaman kuliah barulah sekarang merasakan kembali yang namanya mudik, kalo lebaran yg dulu – dulu biasanya mudik ke rumah keluarga di Medan, tapi kali ini saya mudik ke Baturaja (salah satu daerah di Palembang yang ditempuh selama 4-5 jam dari kota Palembang). Mudik kali ini ke rumah calon keluarga hehe… a.k.a rumah calon bini ane gan πŸ˜€

Lebaran pertama saya masih dan tentunya mengabdikan diri kepada kedua orang tua terlebih dahulu dengan menjadi supir pribadi yang siap mengantarkan kemana saja. Di lebaran kedua barulah saya berangkat ke Baturaja dengan menggunakan kendaraan rental jenis Mitsubishi Strada Triton. Jam delapan pagi saya berangkat dari rumah dengan estimasi sampai di Baturaja pukul 11 atau 12 siang (biar pas makan siang hehe…). Saya pun berangkat seorang diri.

Selama kurang lebih 4 jam saya mengalami perjalanan yang sangat menyenangkan sampai pas saat saya menyalip mobil dengan kecepatan 60 – 80 Kmh tiba – tiba setir mobil terasa berat dan benar dugaan saya ternyata ban depan mobil yang saya gunakan tersebut pecah. Saya pun dengan segera dan ekstra hati – hati meminggirkan mobil ke bahu jalan.

Ketika saya lihat bannya dan ternyata haduh….angin di ban tersebut udah pada kabur semua a.k.a gembos bin kempes bin modar huh. Saya pun langsung melihat ban serep yang ada di mobil rental tersebut yang kondisinya kata si yang punya rental tinggal di tambah angin saja. Posisi mobil saya terkapar itu di tengah – tengah hutan yang jauh dari peradaban yang ada hanya hamparan perkebunan karet di campur hutan – hutan yang belum pernah dijamah.

Saya masuk kembali dulu ke dalam mobil sambil berpikir bagaimana cara bawa tu ban serep ke UGD eh tambal ban. Setelah dipikirkan secara matang saya pun segera menyembunyikan barang – barang pribadi yang saya bawa. Kebetulan saya cuma bawa tas ransel yang berisi perlengkapan menginap dan Laptop. Dan setelah semua sudah saya sembunyikan saya pun segera keluar mobil dan mencoba meminta tolong ke orang – orang yang lewat. Banyak orang yang hanya lewat saja sampai kemudian ada seorang bapak yang mungkin umurnya sekitar 50an. Bapak tersebut membawa sepeda motor saya pun merasa lega karena telah mendapatkan bantuan. Tetapi kemudian saya baru terpikir ban yang saya mau bawa itu besar banget, ban standar mobil strada. Tapi dengan bantuan tenaga yang biasa dikenal sebagai “The Power of Kephepet” saya berhasil mengangkat ban tersebut ke atas motor bapak tadi.

Saya pun kemudian diantar bapak itu ke tempat tambal ban yang jaraknya sekitar 1km lebih dari TKP. Setelah sampai ternyata peralatan tambal bannya lagi tidak bisa digunakan dan SDM nya juga masih lebaranan. Saya pun bertanya kepada bapak tersebut dimana lagi ada tambal ban, dan beliau menjawab harus muter balik lagi ke tempat mobil saya terkapar dan sekitar 2km an lebih ada tempat tambal ban yang lengkap. Bapak tersebut kemudian memutar kembali motornya dan sampailah kami di tempat yang dimaksud. Rasa kesal mulai muncul dalam hati saya ketika melihat tu gaya si tukang tambal ban yang seperti tidak menghargai kedatangan customer, sombong banget… Masya Allah tapi saya pasti tetap sabar πŸ™‚

Kebetulan si tukang tambal ban itu sedang menambal ban sepeda motor, tapi dalam pikiran saya kenapa dia tidak bisa menyelam sambil minum air sih. Kan bisa tuh diliat bentar ban mobil saya. Sekitar 15 menitan saya menunggu si tukang tambal ban itu menyelesaikan motor tersebut. Dan ketika dia (si tukang tambal ban) mulai memeriksa ban mobilnya malah dia mengatakan bahwa ban tersebut tidak bisa ditambal karena “lukanya” sudah terlalu lebar. (Aduh…bapak kenapa gak dari tadi sih)

Bersambung dulu ya, mau nyari ban mobil dulu sekarang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: